Temukan di Google
Cari kontent
Chatting di sini
SMS GRATIS
Daftarin Link kamu!
Zona Online
Berita IPB
- Dany Pambudi
- Bogor, Jawa Barat, Indonesia
- Nama lengkap Dany Pambudi asal Cilegon, Banten . Sekarang sedang melanjutkan studynya di Institut Pertanian Bogor jurusan TEKNIK KOMPUTER.
Waktu Kini
it'z my Calender!
Harga Blog guw
Supported by
Lokasi
Profil guw
RSS
Pembaca Setia
JAKARTA - Implementasi broadband Wimax dengan standar 802.16e dinilai lebih hemat ketimbang Wimax dengan standar 802.16d yang telah dilakukan pemerintah. Selain itu, teknologi 16d dinilai sebagian kalangan telah usang.
"Menurut hemat saya, WiMAX dengan teknologi 16e menyediakan teknologi dengan harga yang lebih murah daripada WiMAX teknologi 16d," ujar Ketua Komite Permanen Bidang Teknologi Informasi Sylvia Sumarlin kepada wartawan di acara Dialog Akhir Tahun bertema Peranan Layanan Broadband Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional Serta Tantangan Peningkatan Penetrasinya Di Indonesia, di hotel Shangri La, Jakarta, Kamis (10/12/2009).
Silvia, yang juga merupakan ketua Wimax Forum Chapter Indonesia mengungkapkan, perusahaan manapun mengharapkan return of investment yang cepat.
"Selama menjual chipset yang support WiMAX 16d, saya akui dagangan saya tidak laku. Industri mengharapkan kehadiran teknologi WiMAX 16e," kata Sylvia. Seperti diketahui, Xirka, perusahaan Silvia sempat mendukung teknologi 16d bersama TRG dan Hariff.
"Saat industri mengharapkan kehadiran WiMAX 802.16e, kami pun langsung beralih ke sana dengan cepat meninggalkan 16d. Tapi, kami tetap menyediakan chipset untuk WiMAX 802.16d. Sebagai manufaktur, industri pasti mengutuk saya jika saya meninggalkan sepenuhnya," kata Silvia.
Pemerintah sendiri memang lebih memlih mengembangkan standar 802.16d ketimbang 802.16e. Sejumlah kalangan menilai, standar 16d yang berarti nomadic alias tetap, telah lama ditinggalkan dan saat ini dunia sedang mengembangkan 16e dan menuju ke mobile wimax.
Pemilihan standar 16d bukan tanpa alasan. Pemerintah beralasan bahwa ingin lebih fokus meningkatkan akses internet. Di mana akses internet banyak dilakukan dalam kondisi statis, dan belum perlu untuk mobile. Terlebih ketika itu pemerintah beralasan bahwa manufaktur lokal sudah siap mendukung standar 16d. Sumber : Okezone.com

0 komentar:
Posting Komentar